Masih hangat di benak kita, walaupun TIMNAS Malaysia unggul agregat pada leg ke-2 final Piala AFF 2010 atas TIMNAS Indonesia, bukan berarti upaya keras timnas Indonesia tersebut dapat dipandang sebelah mata. Lebih dari itu, kerja keras tim asuhan Pelatih Alfred Riedl harus dijadikan contoh dalam membangun bangsa.
"Sebagai masyarakat Indonesia kita perlu menjadikan kerja keras Timnas sebagai motivasi bangsa untuk membenahi Indonesia”.
Sebagai orang yang mengaku pecinta dunia sepakbola, sudah sepatutnya jika kerja keras Timnas diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat, meski harapan untuk merebut juara kandas di kandang sendiri.
"Apa yang telah diperbuat oleh Timnas selama beberapa pekan ini bisa menjadi modal agar di masa mendatang para pemain dan pelatih bisa keluar sebagai juara”.
Acungan jempol juga patut kita berikan kepada suporter Indonesia yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Karena telah erhasil mununjukkan sikap sportifitas sebagai suporter yang mendukung tim kebanggaannya dalam menjalankan pertandingan.
Hal itu terbukti dengan tidak adanya tindakan tidak terpuji dari suporter. Padahal, sebelumnya suporter sempat geram dengan aksi laser suporter Malaysia pada partai leg I di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
"Ternyata para pendukung Indonesia bisa lebih sportif daripada pendukung Malaysia,"
"Sebagai masyarakat Indonesia kita perlu menjadikan kerja keras Timnas sebagai motivasi bangsa untuk membenahi Indonesia”.
Sebagai orang yang mengaku pecinta dunia sepakbola, sudah sepatutnya jika kerja keras Timnas diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat, meski harapan untuk merebut juara kandas di kandang sendiri.
"Apa yang telah diperbuat oleh Timnas selama beberapa pekan ini bisa menjadi modal agar di masa mendatang para pemain dan pelatih bisa keluar sebagai juara”.
Acungan jempol juga patut kita berikan kepada suporter Indonesia yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Karena telah erhasil mununjukkan sikap sportifitas sebagai suporter yang mendukung tim kebanggaannya dalam menjalankan pertandingan.
Hal itu terbukti dengan tidak adanya tindakan tidak terpuji dari suporter. Padahal, sebelumnya suporter sempat geram dengan aksi laser suporter Malaysia pada partai leg I di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
"Ternyata para pendukung Indonesia bisa lebih sportif daripada pendukung Malaysia,"
Berkaca dari kejadian-kejadian ini, ternyata TIMNAS dan masyarakat kita dapat berbicara di dunia international.
Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum meningkatkan motivasi bahwa bangsa kita dapat berbicara banyak di ajang international. Karena tidak ada yang mustahil jika kita mempunyai kesungguhan dan keseriusan untuk mencapainya.
“Semoga Bermanfaat”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar